Bekap Alter Ego, Aurora Gaming Juara M7 World Championship 2026

Saut 25 Januari 2026 19:00

Aurora Gaming, kembali menegaskan status negaranya sebagai kekuatan utama di skena Mobile Legends global setelah keluar sebagai juara M7 World Championship. Pada partai grand final yang digelar Minggu (25/1/2026), Aurora tampil tanpa cela dan menumbangkan wakil Indonesia, Alter Ego, dengan skor telak 4-0 dalam format best of seven (Bo7).


Sejak game pertama hingga game keempat, Aurora menunjukkan permainan disiplin, rapi, dan penuh perhitungan. Alter Ego yang sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen, harus mengakui keunggulan lawannya dan kembali gagal mematahkan dominasi Filipina di turnamen tertinggi Mobile Legends tersebut.


Dominasi Aurora Sejak Game Pertama

Pada game pertama, Alter Ego tampak kesulitan mengembangkan permainan. Aurora Gaming tampil dengan koordinasi yang solid dan positioning nyaris sempurna. Meski AE mencoba menekan sejak early game, setiap rotasi mereka selalu mampu dibaca dengan baik oleh Aurora.


Tekanan bertubi-tubi membuat Alter Ego kesulitan mengamankan objektif dan menjaga keseimbangan di setiap lane. Pertandingan pun berakhir dalam durasi sekitar 15 menit dengan kemenangan meyakinkan untuk Aurora.


Game Kedua: Selisih Gold Jadi Pembeda

Memasuki game kedua, Alter Ego mencoba tampil lebih agresif dengan menekan dari berbagai sisi map. Namun strategi tersebut kembali dimentahkan oleh pertahanan rapat Aurora Gaming yang diikuti dengan serangan balik cepat dan efektif.


Pada menit ke-15, Aurora bahkan sudah merangsek masuk ke area base turret Alter Ego. Meski AE sempat bertahan dan mencoba mengatur ulang tempo permainan, perbedaan gold yang cukup jauh membuat Aurora unggul dari segi item dan kekuatan team fight.


Tak lama berselang, pertahanan Alter Ego kembali runtuh dan Aurora menutup game kedua, memperbesar keunggulan menjadi 2-0.


Game Ketiga Fast Play

Di game ketiga, situasi tak banyak berubah. Aurora langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Pada menit ke-7, papan skor menunjukkan keunggulan kill 12-2 untuk Aurora.


Alter Ego sempat mencoba memancing team fight di lane atas demi membuka peluang comeback. Namun kedisiplinan Aurora menjadi faktor pembeda. Mereka tidak terpancing bermain terburu-buru dan tetap menjalankan strategi objektif secara rapi.


Hasilnya, game ketiga justru menjadi yang tercepat. Dalam waktu sekitar 10 menit, Aurora mengamankan kemenangan sekaligus mencapai match point.


Game Keempat: Lord Jadi Penutup

Game keempat dimulai dengan dominasi Aurora di lane tengah. Dalam perebutan turtle, tim Filipina tersebut kembali unggul dan mencuri dua poin kill hanya dalam tiga menit pertama.


Momentum terus berada di pihak Aurora. Pada menit ke-9, mereka sukses mengamankan Lord, lalu melakukan push terakhir ke base Alter Ego. Pertandingan pun berakhir cepat, memastikan kemenangan sempurna 4-0 untuk Aurora Gaming.


Dengan hasil ini, Aurora resmi menyandang gelar juara dunia Mobile Legends M7.


Hadiah Fantastis dan MVP Grand Final

Sebagai juara, Aurora Gaming berhak membawa pulang hadiah utama sebesar 320.000 dolar AS atau sekitar Rp 5,3 miliar. Salah satu pemain andalan mereka, Lights, juga dinobatkan sebagai MVP Grand Final berkat performa konsisten dan kontribusi besar sepanjang seri penentuan.


Sementara itu, Alter Ego sebagai runner-up tetap mendapatkan hadiah yang tidak kecil, yakni 150.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,5 miliar.


Alter Ego Tetap Layak Diapresiasi

Meski kalah telak di final, perjalanan Alter Ego sepanjang M7 World Championship patut mendapat apresiasi. Tim ini sempat diragukan publik di awal turnamen, namun mampu menembus partai puncak dengan performa solid dan mental kuat.


Menariknya, ini merupakan kekalahan kedua Alter Ego dari Aurora di turnamen yang sama. Keduanya sebelumnya juga bertemu di babak knockout, di mana Aurora kembali keluar sebagai pemenang.

Seputar Game