Dibuka Wakil Menteri Perdagangan, Lapakgaming Battle Arena Series 3 Perkuat Industri Game Indonesia

Saut 24 Januari 2026 12:00

AbangGame - Lapakgaming resmi menggelar Lapakgaming Battle Arena Series 3 pada 24–25 Januari 2026 di Piazza Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara tahunan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang menandai kuatnya dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan industri gaming nasional.


Sebagai salah satu platform layanan in-game currency terkemuka di Indonesia, Lapakgaming memanfaatkan momentum ini untuk menghadirkan ruang temu antara gamer, komunitas, pengembang gim, pelaku industri, serta pemerintah dalam satu rangkaian acara terintegrasi.



Event Tahunan yang Menyatukan Berbagai Elemen Gaming


Lapakgaming Battle Arena Series 3 dirancang bukan sekadar sebagai kompetisi esports, tetapi sebagai pameran besar yang memadukan turnamen, pertunjukan, aktivitas komunitas, hingga area interaktif. Untuk ketiga kalinya, Lapakgaming menghadirkan konsep acara yang menampilkan wajah lengkap ekosistem gaming Indonesia.


Tujuan utama perhelatan ini adalah menyatukan para gamer dari berbagai latar belakang, menampilkan dinamika industri gim Tanah Air, sekaligus merayakan semangat kompetitif, kreativitas, dan budaya digital yang tumbuh pesat di kalangan generasi muda.


Mengusung Tema “Beyond the Battle”


Tahun ini, Lapakgaming mengangkat tema “Beyond the Battle”, yang menegaskan bahwa gaming tidak hanya soal menang dan kalah di arena pertandingan. Acara ini menempatkan gaming sebagai ruang ekspresi, kolaborasi, dan inovasi.


Melalui pendekatan festival komunitas, Lapakgaming ingin menciptakan pengalaman di mana pengunjung dapat merasakan sisi sosial dan kreatif dari dunia gim. Di dalamnya, gaming diposisikan sebagai medium yang dapat dikembangkan, dirayakan, dan dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi kreatif.


Fokus pada Komunitas Gaming Indonesia


Salah satu sorotan utama Battle Arena Series 3 adalah keterlibatan komunitas. Lapakgaming mengundang berbagai komunitas besar maupun kecil dari seluruh Indonesia, mulai dari komunitas Genshin Impact seperti AWR dan Kalla Pirates, komunitas Roblox seperti Salvatore Community (pengembang map Velora), Community Yahayuk, Atin, Mukjizat, Aetheria, Tali, hingga Valorant Indonesia Community.


Chief Executive Officer Gaming BUKA Group, Prasetya Setiawan, menegaskan bahwa komunitas merupakan fondasi utama industri gaming yang berkelanjutan. Menurutnya, Lapakgaming Battle Arena diposisikan sebagai wadah di mana komunitas tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga menjadi aktor penting dalam pengembangan industri.




Dukungan untuk UMKM dan Developer Gim Lokal


Sejalan dengan visi membangun ekosistem gaming yang sehat dan inklusif, Lapakgaming turut membuka ruang bagi UMKM serta pengembang gim lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada publik.



Kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perdagangan, yang memfasilitasi studio-studio binaan pemerintah untuk memamerkan karya mereka langsung kepada gamer. Upaya ini dinilai strategis untuk membuka akses pasar, memperluas jaringan, serta meningkatkan daya saing produk gim lokal.


Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai program pendukung industri gim nasional serta potensi ekspor sektor gaming Indonesia ke pasar global.


AGI dan Komunitas Sambut Positif


Ketua Umum Asosiasi Gim Indonesia (AGI), Shafiq Husein, menilai Lapakgaming Battle Arena sebagai platform penting bagi developer lokal. Menurutnya, interaksi langsung dengan gamer memungkinkan terciptanya hubungan yang lebih autentik antara karya dan audiens.


Dari sisi komunitas, perwakilan Genshin Impact, Anggit Windhi Rakatama, menyebut acara ini sebagai ruang tumbuh yang penting. Ia menilai kehadiran event semacam ini mendorong regenerasi komunitas, sekaligus memberi keberanian kepada pemain baru untuk terlibat aktif dalam ekosistem gaming yang positif.



Kolaborasi Lintas Sektor dan Inisiatif CSR


Direktur BUKA Group, Victor Putra Lesmana, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan komunitas. Menurutnya, industri gaming nasional hanya bisa tumbuh sehat jika seluruh pihak terlibat secara aktif dan berkelanjutan.


Dalam rangkaian acara ini, Lapakgaming juga memperkenalkan program CSR Lapakmain, sebuah inisiatif yang berfokus pada peningkatan literasi digital dan kesadaran bermain gim secara sehat dan bertanggung jawab. Program ini melibatkan karyawan BUKA Group serta masyarakat umum melalui kegiatan edukasi dan donasi.


Lapakmain diharapkan mampu menunjukkan bahwa industri gaming tidak hanya berorientasi pada hiburan dan bisnis, tetapi juga dapat memberikan dampak sosial yang nyata bagi generasi muda Indonesia.

 

Seputar Game